Scroll untuk membaca artikel
Kamis, 05 Januari 2023 | 09:36 WIB

Tahun 2023 Pemerintah Miliki 39 Trayek Tol Laut

ARR Vaujie M
Tahun 2023 Pemerintah Miliki 39 Trayek Tol Laut
tol laut

TANTRUM - Kementerian Perhubungan memulai tahun anggaran 2023 dengan melepas pelayaran perdana tol laut KM. Kendhaga Nusantara 7 di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur.

Kapal tersebut melayani trayek T-14 dengan rute pelayaran Tanjung Perak – Larantuka (Tabilota) – Lembata (Lewoleba) – Kalabahi – Tanjung Perak.

Kapal Kendhaga Nusantara 7 ini membawa muatan sebanyak 57 TEUs, yang akan melakukan pengiriman muatan sebanyak 21 TEUs ke Larantuka, 33 TEUs ke Lewoleba dan 3 TEUs ke Kalabahi.

"Dengan adanya pelepasan perdana kapal Tol Laut pada awal tahun ini, diharapkan dapat menjadi semangat baru bagi kita semua dalam menyukseskan program itu," kata Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Kementerian Perhubungan, Capt Hendri Ginting

Baca Juga:Viral Aliran Hakikinya Hakiki di Kota Makassar, Pengikut Menyebut Allah Seorang Manusia

Ia mengatakan, pelayanan ini diharapkan dapat mengakomodasi pengiriman logistik dari sisi angkutan laut dalam upaya memenuhi kebutuhan Bahan Pokok dan Penting (Bapokting) ke daerah utamanya pada Provinsi Nusa Tenggara Barat. 

Rincian Kegiatan Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik Angkutan Tol Laut Tahun Anggaran 2023 sebanyak 39 Trayek dengan rincian penugasan sebanyak 20 trayek (PT. PELNI 11 trayek, PT. ASDP 5 trayek dan PT. Djakarta Lloyd 4 trayek) dan pelelangan umum kepada operator swasta 19 trayek.

Tol Laut adalah salah satu upaya pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan untuk masyarakat di wilayah T3P dan menekan disparitas harga. Tol Laut memberi dampak positif besar salah satu contoh di daerah Papua yang merasakan perubahan. 

Pelayaran perdana pada voyage di 2023 ini, muatan KM Kendhaga Nusantara 7 sudah terisi sebanyak 35 TEUs yang sebagian besar memuat bahan pangan seperti, minyak, beras, gula, tepung terigu menuju Larantuka, Lembata/Lewoleba dan Kalabahi.

"Kami sebagai operator berharap kepada seluruh pihak, baik dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah maupun pelaku bisnis untuk memanfaatkan angkutan tol laut serta terus mendorong dan memanfaatkan muatan balik tol laut untuk memasarkan komoditas unggulan daerahnya sehingga tercipta pemerataan distribusi logistik di Indonesia," katanya.

Baca Juga:Rangkuman Kunjungan Hakim ke Rumah Dinas Ferdy Sambo: Lemari Senjata Hilang, Temuan Banyak Miras

Tercatat, produksi tol laut di tahun 2022 terhitung Januari hingga 31 Desember 2022, tercapai 14.508 TEUs atau 115,86 persen di atas target 12.521 TEUs.

Berita Terkait

Tag

terpopuler

Korporasi

Terkini

Loading...
Load More
Ikuti Kami

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda