Hari Pertama Padat Karya di Bandung Diikuti 40 Warga Kurang Mampu

Sebanyak 40 orang warga Bandung turun secara serentak selama 10 hari ke depan. Mata pencarian mereka sebelumnya rata-rata pekerja lepas harian di orang lain atau pabrik yang terpukul kenaikan harga BBM.

ARR Vaujie M
Kamis, 22 September 2022 | 19:58 WIB
Hari Pertama Padat Karya di Bandung Diikuti 40 Warga Kurang Mampu
Hari Pertama Padat Karya di Bandung (Humas Bandung)

TANTRUM - Program padat karya untuk mengurangi dampak kenaikan harga BBM mulai digulirkan di Bandung. Program yang digarap Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung ini mulai berjalan, Kamis, 22 September 2022. Salah satu lokasi yang mulai berkegiatan yaitu Kecamatan Rancasari. Rencananya Padat Karya berlangsung dari 22 September-2 Oktober 2022.

Sebanyak 40 orang turun secara serentak selama 10 hari ke depan. Mata pencarian mereka sebelumnya rata-rata pekerja lepas harian di orang lain atau pabrik.

Camat Rancasari, Hamdani menyampaikan, ada tiga kategori peserta yang dipilih untuk terlibat dalam program tersebut.

"Para peserta padat karya yang kami rekrut masuk dalam tiga kategori berikut, yakni terdaftar dalam DTKS, mereka yang diputus kerja atau dirumahkan, dan warga yang belum mendapatkan kesempatan bekerja," jelas Hamdani saat ditemui di kantornya.

Baca Juga:Program Samisade Disebut Telat Turun, Kades di Bogor Berharap Bupati Nonaktif Ade Yasin Bebas

Semua peserta merupakan warga ber-KTP Rancasari. Ia mengatakan, untuk wilayahnya hanya warga asli Rancasari saja yang direkrut.

"Karena kami memang memiliki banyak tenaga produktif yang masih bisa dipekerjakan," ucapnya.

Sasaran lokasi yang diprioritaskan adalah wilayah selatan Rancasari yang berbatasan langsung dengan kabupaten lain. Sebab di sana terdapat aliran sungai kecil yang ujungnya bermuara di kawasan Rancasari.

"Ada dua sungai besar yang melintasi dua kelurahan di wilayah ini, Sungai Cidurian dan Cipamokolan. Sehingga kami membagi menjadi dua kelompok besar sejumlah 22 orang dan 18 orang," paparnya.

Hamdani menjabarkan, kegiatan Padat Karya yang dilakukan selama 10 hari antara lain pengerukan, pembersihan sampah, dan penormalisasi sungai kecil atau drainase.

Baca Juga:Penerapan dari Sifat Rendah Hati di Kehidupan, Banyak Banget Manfaatnya

"Kami memprioritaskan drainase-drainase yang tersumbat dan bergulma. Kita keruk dan normalisasi saluran air. Saluran ini menjadi kewenangan pemeliharan camat dan lurah," jelasnya.

Lokasi yang difokuskan untuk pembersihan adalah RW 03, 04, 05, dan tembus ke RW 06 di Kelurahan Derwati.

"Kalau Kelurahan Mekar Jaya kita bersihkan di RW 02 dan 03," tuturnya.

Selain Kelurahan Derwati dan Mekar Jaya, dua kelurahan lainnya di wilayah utara Rancasari juga akan dibersihkan, yakni Manjahlega dan Cipamokolan.

"Pembayarannya akan dilakukan setelah semua pekerjaan selesai. Tiap warga mendapatkan Rp1,3 juta," ungkapnya.

Selain Padat Karya dari Disnaker, Hamdani memaparkan beberapa program bantuan dampak inflasi dan kenaikan BBM yang sudah dilakukan pihaknya.

Pertama, ada Bantuan Langsung Tunai (BLT) PKH sebanyak Rp600.000 dan Rp200.000 yang sudah disalurkan bulan ini.

"Alhamdulillah lancar. Mereka antusias dan bersyukur. Semua BLT disalurkan di satu titik lokasi kantor pos," lanjutnya.

Lalu, program untuk mengefektifkan UMKM melalui Pasar Murah. Selain menjual bahan pokok yang harganya di bawah pasaran, masyarakat juga disediakan stan untuk berjualan produk UMKM.

"Alhamdulillah masyarakat memiliki daya beli yang tinggi karena memang harganya sedikit di bawah harga pasar dan toko ritel," paparnya.

Ia berharap, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bisa menjamin stok barang yang ada, sehingga tidak terjadi lagi kenaikan harga barang secara signifikan.

Salah satu peserta Padat Karya ialah Abdul Qodir, warga RW 03 Mekar Jaya. Sehari-hari ia bekerja sebagai pencari barang rongsokan di kompleks perumahan.

"Biasanya suka dipanggil juga, disuruh bersih-bersih rumah di kompleks," tutur Qodir.

Sebelum pandemi Covid-19, ia biasa berjualan ikan mas keliling. Namun, sejak pandemi usahanya sangat terdampak.

"Kalau dulu dapat Rp20.000-Rp25.000 sehari. Sekarang mah susah," ungkapnya.

Di tengah keterbatasannya, ia harus menghidupi istri dan dua orang anaknya yang masih duduk di bangku SD dan SMA.

"Bahan-bahan pada naik, anak juga sudah mau lulus. Katanya mau lanjut kuliah," akunya.

Ia pun berterima kasih dengan adanya program padat karya. Sebab ia bisa memperoleh penghasilan lebih baik.

"Semoga kerja lewat program ini jadi salah satu rezekinya buat kuliah anak," harapnya.

Makro

Terkini

Mantan pemain Persib dan komunitas bobotoh menggelar doa bersama untuk korban tragedi Kanjuruhan, Malang. Legenda Persib, Djajang Nurjaman, juga hadir dalam doa bersama.

Polhukam | 20:16 WIB

Dari keenam tersangka tersebut, dua diantaranya polisi yang memerintahkan penembakan gas air mata untuk ke arah suporter Arema.

Polhukam | 15:51 WIB

Apple juga meminta pengguna itu untuk menandatangani sebuah dokumen yang menyatakan bahwa ia setuju untuk bungkam tanpa menceritakan kisahnya pada siapapun

Korporasi | 13:05 WIB

Motor jenis bobber ini dinamakan RKG 5000

Korporasi | 12:45 WIB

Tercatat, hingga 2 Oktober 2022, berdasarkan data LKPP, total ada 1,34 juta produk yang tayang di katalog elektronik dengan rincian 811.466 produk di e-katalog nasional

Korporasi | 11:51 WIB

Penetapan jadwal baru terus dilakukan secara proaktif sehubungan dengan penundaan konser Justin Bieber Justice World Tour 2022 Jakarta.

Trand | 10:52 WIB

Java tea experience digelar oleh Pemerintah Jabar di ajang WJIS 2022

Polhukam | 08:31 WIB

Pada ULDS 2022 kali ini, 12 tim akan bertanding memperebutkan gelar juara dan total prizepool Rp20 juta. Turnamen ini digelar online dan dapat disaksikan langsung melalui kanal YouTube UniPin Gaming.

Trand | 08:27 WIB

Berdasarkan laporan harian produksi sampai dengan 3 Oktober 2022 jumlah produksi gula total 280.824 ton dengan rendemen diproyeksikan di atas tujuh persen.

Korporasi | 07:44 WIB

Status kedua gunung api tersebut masih level II atau waspada

Polhukam | 07:23 WIB

Idris juga mengingatkan dengan tegas lembaga ataupun perusahaan untuk selalu memperhatikan bangunan mereka agar tidak terjadi peristiwa serupa.

Metropolitan | 16:08 WIB

Kabar duka datang dari MTsN 19 Jakarta di bilangan CIlandak, Jakarta Selatan. Tiga siswa meninggal dunia akibat tertimpa tembok sekolah yang roboh karena tergerus air banjir.

Metropolitan | 15:25 WIB

Penanganan banjir menjadi salah satu pekerjaan berat yang belum selesai dikerjakan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Metropolitan | 13:05 WIB

pemberitahuan tilang hanya dikirimkan melalui pesan SMS dari sistem tilang elektronik, tidak melalui pesan WhatsApp

Metropolitan | 11:12 WIB

Pengusahan asal Batam yang dikenal sebagai Haji Permata tewas ditembak saat diburu tim Bea Cukai atas dugaan penyelundupan rokok ilegal

Metropolitan | 08:58 WIB

Denise Chariesta beropini cara Nikita Mirzani agar tetap populer adalah dengan mengomentari permasalahan orang lain.

Gosip | 23:10 WIB

Hasil visum KDRT Lesti Kejora juga jadi berita pilihan hari ini.

Gosip | 22:36 WIB

Kendati begitu, Baim Wong belakangan sadar apa yang dilakukan adalah sebuah kesalahan.

Gosip | 21:27 WIB

Perempuan berusia 26 tahun itu menceritakan pengalamannya terjun di industri porno tersebut dan mengaku masih kerap merasa takut.

Gosip | 20:50 WIB

Di momen lamaran, Jess No Limit memberikan kalung pada Sisca Kohl.

Gosip | 20:31 WIB
Tampilkan lebih banyak