NASA Optimis Lanjutkan Misi di Mars

Robot penjelajah baru milik NASA rusak di Mars

ARR Vaujie M
Selasa, 05 Juli 2022 | 10:49 WIB
NASA Optimis Lanjutkan Misi di Mars
suara.com

TANTRUM - Robot penjelajah baru milik NASA, Perseverance, mengalami kerusakan instrumen akibat kerikil di Mars.

Instrumen itu mencakup dua sensor angin yang mengukur kecepatan dan arah, di antara beberapa sensor lain yang menyediakan metrik cuaca seperti kelembaban, radiasi, dan suhu udara.

Perseverance mendarat di Mars pada Februari 2021 dengan membawa beberapa instrumen, seperti stasiun cuaca yang dijuluki Mars Environmental Dynamics Analyzer (MEDA).

Kerikil yang terbawa oleh hembusan angin kuat di Mars baru-baru ini merusak salah satu sensor angin tersebut, tetapi MEDA masih dapat melacak angin di Kawah Jezero, meskipun dengan sensitivitas yang menurun.

Baca Juga:Jadi Rebutan Perusahaan Setelah Lulus dari Bootcamp Algoritma

"Saat ini, sensor berkurang kemampuannya tetapi masih memberikan besaran kecepatan dan arah," kata Rodriguez Manfredi, ilmuwan di Pusat Astrobiologi Spanyol, dikutip dari Space.com, Senin (4/7/2022).

Menurutlnya, seluruh tim misi sedang menyetel ulang prosedur pengambilan untuk mendapatkan lebih banyak akurasi dari pembacaan detektor yang tidak rusak.

Dua sensor angin seukuran penggaris di Perseverance dikelilingi oleh enam detektor yang berfungsi untuk memberikan pembacaan yang akurat dari segala arah.

Masing-masing dari dua sensor angin utama terpasang pada bagian robot yang dapat dibuka, untuk memindahkan sensor menjauh dari rover saat melaju karena Perseverance sendiri memang mempengaruhi arus angin dengan pergerakannya.

Sama seperti semua instrumen di Perseverance, sensor angin dirancang dengan mempertimbangkan redundansi dan perlindungan. Tetapi, tentu ada batasan untuk semua teknologi.

Baca Juga:Penyanyi Legendaris Bob Tutupoly Meninggal Dunia, Addie MS: Selamat Jalan Om

Batasan untuk instrumen seperti MEDA lebih menantang karena sensor harus terpapar pada kondisi lingkungan untuk merekam parameter angin.

Namun, saat angin yang lebih kuat dari yang diperkirakan mengangkat kerikil, kombinasi tersebut mengakibatkan kerusakan pada elemen detektor.

Para ilmuwan mengaku bahwa prediksi ataupun pengalaman yang dimiliki dari misi sebelumnya tidak meramalkan angin kencang seperti itu.

Selain mengukur angin, cuaca, dan komposisi batuan, Perseverance juga harus mengambil sampel Mars yang akan dikembalikan ke Bumi pada sekitar 2030.

Trand

Terkini

Putri masih trauma atas peristiwa pembunuhan Brigadir J

Polhukam | 15:07 WIB

Larangan ini akan mendorong China untuk berinvestasi lebih banyak di India

Makro | 14:26 WIB

Daihatsu Sigra berhasil terjual sebanyak 26.727 unit, atau berkontribusi 25 persen, disusul Gran Max Pick Up sebanyak 24.839 unit atau 23,2 persen, dan Xenia dengan raihan 14.124 unit atau 13,2 persen.

Korporasi | 13:10 WIB

Posisi Rusia yang berprinsip dan konsisten, tercermin dalam resolusi yang relevan dari Majelis Umum PBB

Polhukam | 12:41 WIB

Untuk jenis aset kripto di luar daftar, wajib dilakukan delisting oleh calon pedagang fisik aset kripto dengan diikuti langkah penyelesaian bagi setiap pelanggan aset kripto.

Makro | 11:37 WIB

Tato Maria Vania bikin netizen main tebak-tebakan

Trand | 10:05 WIB

Sukses dengan drama romance Crash Landing On You pada tahun 2019, Hyun Bin berperan sebagai seorang perwira tinggi dari Korea Utara.

Trand | 09:43 WIB

Motif pembunuhan Brigadir J masih misteri

Polhukam | 09:19 WIB

Pilihan sang istri ini malahan membuat suaminya puas

Trand | 09:04 WIB

Masyarakat Indonesia harus memiliki pemahaman bahwa interaksi di dunia maya atau internet harus diperlakukan sama seperti halnya masyarakat berkomunikasi di dunia nyata.

Trand | 08:41 WIB

Alasan Menko Mahfud agar Bharada E selamat dari penganiayaan, racun atau apapun

Polhukam | 08:29 WIB

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan motif penembakan terhadap Brigadir J atau Nopryansah Yosua Hutabarat nantinya bakal disampaikan oleh Polri.

Polhukam | 08:03 WIB

Kondisi cuaca itu akan berpeluang dengan angin kencang di antara waktu siang menjelang sore hingga malam hari

Polhukam | 07:46 WIB

Dalam peristiwa penembakan Brigadir J, tim khusus telah menetapkan empat orang sebagai tersangka, yakni Sambo, Bharada E, Bribka RR, dan KM.

Polhukam | 07:42 WIB

Aktivitas akan terasa mudah dan ringan apabila diawali dengan doa

Trand | 07:30 WIB
Tampilkan lebih banyak