Waspada Jika Ada Darah Dalam Urine

Darah dalam urine adalah gejala kanker prostat

ARR Vaujie M
Minggu, 03 Juli 2022 | 14:11 WIB
Waspada Jika Ada Darah Dalam Urine
suara.com

TANTRUM - Salah satu jenis kanker yang paling umum dialami pria adalah kanker prostat. Kanker prostat umumnya tumbuh lambat dan tetap terbatas pada kelenjar prostat. 

Prostat sendiri adalah kelenjar kecil pada pria yang menghasilkan cairan mani yang memberi nutrisi dan mengangkut sperma.

Namun demikian, ada beberapa jenis kanker prostat bersifat agresif dan dapat menyebar dengan cepat.

Meskipun tidak ada gejala penyakit yang jelas karena pertumbuhannya yang lambat, ada beberapa perubahan kebiasaan buang air kecil yang dapat mengindikasikan adanya kanker prostat. 

Baca Juga:Samsung Siapkan Prosesor 3nm untuk Penambangan Bitcoin

Walau tidak menutup kemungkinan beberapa tanda merupakan masalah sementara yang disebabkan oleh faktor-faktor seperti pola makan dan gaya hidup.

Diberitakan himedik.com melansir dari Times of India, beberapa tanda bahaya paling umum yang tidak boleh diabaikan seperti kebutuhan mendesak untuk buang air kecil, lebih sering ke toilet, aliran urine yang lambat atau terputus, dan perasaan ingin buang air kecil bahkan ketika baru saja kencing.

Gejala lain dari kanker prostat termasuk darah dalam urine, darah dalam air mani, nyeri tulang, penurunan berat badan, dan disfungsi ereksi. Jika mengalami salah satu dari gejala berikut, maka harus berkonsultasi dengan dokter.

Sementara penyebab di balik kanker prostat tidak begitu jelas, ada faktor-faktor tertentu yang dapat meningkatkan risiko kanker prostat. 

Seperti usia yang semakin tua (50 tahun) dan memiliki keluarga dengan riwayat kanker prostat.

Baca Juga:Pesan Megawati untuk Kader PDIP Sumbar: Anda Tak Sendiri, Kita Menyatu di Bawah Panji-panji Nasionalis Soekarnois

Orang yang mengalami obesitas juga berisiko lebih tinggi terkena kanker prostat dibandingkan dengan orang yang memiliki berat badan ideal. 

Studi juga menemukan bahwa pada orang gemuk, kanker prostat lebih cenderung menjadi agresif dan lebih mungkin untuk kembali setelah perawatan awal.

Trand

Terkini

Jika Pokok-Pokok Haluan Negara disepakati oleh seluruh komponen bangsa, maka calon Presiden dan calon Wakil Presiden, calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur, calon Bupati/Walikota dan calon Wakil Bupati/Walikota, tidak perlu menetapkan visi dan misinya masing-masing.

Polhukam | 11:11 WIB

Clade virus adalah nama baru monkeypox atau cacar monyet

Polhukam | 10:48 WIB

Kedatangan Jokowi langsung disambut oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Ketua DPD RI LaNyalla Mattaliti.

Polhukam | 09:53 WIB

Token ASIX pada tahap penilaian Analytical Hierarchy Process (AHP) tidak masuk kriteria

Makro | 09:03 WIB

Seperti kemarin, hujan akan turun disertai kilat atau petir

Polhukam | 07:58 WIB

Pengukuhan 68 Anggota Paskibraka 2022 tersebut digelar di halaman Istana Merdeka, Jakarta

Polhukam | 07:16 WIB

Sidang pada tahun ini digelar secara langsung setelah dalam dua tahun dilakukan secara terbatas dan singkat.

Polhukam | 07:12 WIB

Harga jual Pertalite ini tengah dihitung pihak berwenang

Makro | 06:51 WIB

Menurut pengakuan korban, pelecehan seksual di dalam bus TransJakarta itu terjadi hari Jumat (12/8) pekan lalu.

Polhukam | 06:06 WIB

Serupa dengan Mariana, kuasa hukumnya Haji Amir melayangkan permintaan maaf

Polhukam | 05:47 WIB

Pernyataan Gus Samsudin muncul terkait rencana master Limbad untuk mempertemukan Gus Samsudin dengan Marcel Radhival alias Pesulap Merah. Limbad bersama Denny Darko mau mengajak mereka menyelesaikan masalah.

Polhukam | 05:04 WIB

Program 5.000 Wirausaha Baru dan 1.000 Perempuan Pengusaha ditargetkan terpenuhi dalam tiga tahun dari sekarang.

Korporasi | 04:03 WIB

Dara mengaku sudah dari jauh hari berlatihan bersama anggota paskibraka lainnya menjelang HUT Kemerdekaan RI yang dilaksanakan di Balai Kota Bandung nantinya.

Polhukam | 02:02 WIB

Paskibraka lahir bersamaan dengan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang dikumandangkan di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56, Jakarta, pada Jumat, 17 Agustus 1945 tepat pukul 10.00 WIB.

Polhukam | 23:59 WIB

Karyawan Alfamart melihat ibu-ibu mengutil cokelat. Karyawan lalu merekam kejadian tersebut dan mengunggahnya ke media sosial. Ibu-ibu tidak terima.

Polhukam | 22:50 WIB
Tampilkan lebih banyak