4 Remaja Tersesat di Gunung Patrol Ditemukan

Tujuan 4 remaja itu melakukan pendakian di Gunung Guntur, Garut.

ARR Vaujie M
Sabtu, 02 Juli 2022 | 17:17 WIB
4 Remaja Tersesat di Gunung Patrol Ditemukan
suara.com

TANTRUM - Tim pencarian dan pertolongan gabungan Garut berhasil menemukan empat remaja yang tersesat di Gunung Patrol Kabupaten Garut.

Tim ini terdiri dari Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar), Polsek Sukawening, Polsek Wanaraja dan BPBD Kabupaten Garut melakukan penyisiran di wilayah Gunung Patrol dari pukul 04.05 WIB - 07.00 WIB. 

Seluruh remaja yang tersesat di Gunung Patrol itu asal Pangandaran, Jawa Barat. Dicuplik dari picgarut.id, salah seorang remaja itu melaporkan pada pukul 02.56 WIB ke Disdamkar Kabupaten Garut, bahwa dirinya dan tiga rekannya tersesat.

"Mereka berangkat dari Pangandaran sekitar pukul 15.20 WIB hari Jumat, 1 Juli 2022, dan tiba digarut sudah larut malam dengan berbekalkan Google Map sebagai pemandu arah, namun begitu mereka tetap tersesat karena menggunakan jalur pintas," tutur Kepala Bidang Operasi Disdamkar Garut, Syam Sumaryana, SH. MH ditulis Sabtu, 2 Juli 2022.

Syam mengatakan mereka berempat ditemukan di wilayah Gunung Patrol, Kampung Patrol, Desa/Kelurahan Caringin, Kecamatan Karang Tengah, Kabupaten Garut.

Syam menuturkan kondisi keempatnya selamat. Syam nenerangkan tujuan awal pendakian mereka yaitu ke Garut untuk melakukan pendakian di Gunung Guntur.

"Keempat remaja tersebut diserahkan kepihak berwenang Polsek Sukawening," ujar Syam.

Informasi dari wikipedia, Gunung Guntur adalah gunung berapi kerucut aktif yang terdapat di Kelurahan Pananjung dan Desa Pasawahan, Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dan memiliki ketinggian 2.249 meter diatas permukaan laut (mdpl).

Gunung Guntur pernah menjadi gunung berapi paling aktif di Pulau Jawa pada dekade 1800-an. Namun, sejak itu aktivitasnya kembali menurun. 

Erupsinya pada umumnya disertai dengan lelehan lava, lapili dan objek material lainnya. Erupsi Gunung Guntur yang tercatat adalah pada tahun 1847, 1843, 1841, 1840, 1836, 1834-35, 1833, 1832, 1832, 1829, 1828, 1827, 1825, 1818, 1816, 1815, 1809, 1807, 1803, 1800, 1780, 1777, 1690.

Polhukam

Terkini

Orang tua pun harus paham penyebab atau alasan anak tidak betah di rumah. Ada beberapa alasan mengapa anak jadi tidak betah di rumah sehingga lebih sering keluyuran di luar.

Trand | 23:59 WIB

Fitur baru WhatsApp ini akan diberi nama sebagai login approval dan pertama kali ditemukan oleh WABetaInfo.

Korporasi | 22:03 WIB

Selain sebagai bahan tepung untuk membuat aneka kue, seperti tepung terigu dan sebangsanya, tanaman sorgum juga memiliki banyak manfaat. Daunnya bisa sebagai pakan ternak, batangnya untuk bahan meubel.

Korporasi | 21:01 WIB

Tasya Farasya memang terlahir dari keluarga yang tajir melintir.

Trand | 19:07 WIB

Posisi menyusui yang benar dan nyaman bagi kedua pihak adalah salah satu cara untuk memastikan kalori bayi tercukupi lewat ASI.

Trand | 17:09 WIB

Mimpi melihat ular hitam isyaratkan adanya ancaman tersembunyi

Trand | 16:09 WIB

Uang pensiun itu diterima saat Prabowo menjadi purnawirawan dengan pangkat Letnan Jenderal

Makro | 14:31 WIB

Salah satu bahan pengusir bau badan adalah lemon

Trand | 13:05 WIB

Ilmuwan Prancis itu mengunggah foto sosis babi yang disebutkan sebagai bintang diangkasa

Polhukam | 12:09 WIB

Ada 4 proses dilakukan untuk menjaga kualitas dan keamanan seafood

Trand | 11:58 WIB

Salah satunya berbahaya jika mengosumsi kentang mentah

Trand | 11:07 WIB

UMKM menjadi salah satu indikator penting dalam mempertahankan momentum pemulihan ekonomi nasional melalui kontribusinya terhadap sektor esensial.

Makro | 10:22 WIB

Brigjen Pol Krishna Murti bertanya kenapa dukun delalu disebut orang pinter

Trand | 10:09 WIB

Bungkus rokok di meja Aura Kasih bikin salfok

Trand | 09:49 WIB

Konflik saudara kembar Tasyi Athasyia dan Tasya Farasya harus segera berakhir

Trand | 09:10 WIB
Tampilkan lebih banyak