Harga Minyak Curah Kembali Normal

Diketahui usai pemantauan harga kebutuhan pokok

ARR Vaujie M
Sabtu, 02 Juli 2022 | 16:23 WIB
Harga Minyak Curah Kembali Normal
suara.com

TANTRUM - Harga minyak goreng curah di Kota Bandung mulai menurun dan sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yakni Rp15.500 per kilogram atau Rp14.500 per liter. 

Itu diketahui usai pemantauan rutin harga kebutuhan pokok di berbagai pasar dan toko modern oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung.

Kepala Bidang Distribusi Perdagangan dan Pengawasan Kemetrologian Disdagin Kota Bandung, Meiwan Kartiwa membenarkan minyak goreng curah sudah sesuai HET.

"Seperti di Pasar Kosambi harganya sudah sesuai HET. Kalau pun ada yang jual dengan harga tinggi, tapi kebanyakan sudah sesuai," ujar Meiwan ditulis Sabtu, 2 Juli 2022.

Baca Juga:Kabar dari Manchester United, Frenkie de Jong Datang, Cristiano Ronaldo Hengkang?

Sedangkan untuk harga bahan pokok lainnya, Meiwan menyebutkan, masih terjadi kelonjakan, terutama pada jenis cabai dan bawang merah. Seperti cabai rawit merah masih di angka Rp100.000 per kilogram. 

Sedangkan cabai merah keriting sudah turun di harga Rp65.000 per kilogram. Namun, masih ada beberapa pedagang yang menjual Rp100.000 per kilogram.

"Untuk cabai merah tanjung juga sudah ada yang jual Rp65.000 per kilogram, tapi masih banyak yang menjual Rp95.000," jelas Meiwan.

Selain itu, penjualan bawang merah pun masih beragam harganya dari satu pasar dengan pasar lain. Meiwan mengatakan, range harga bawang merah per kilogram mulai dari Rp40.000-Rp60.000. 

Sedangkan, telur ayam berada di kisaran harga Rp27.000-Rp30.000 per kilogram.

Baca Juga:Profil Nani Indrawati, Disetujui DPR Jadi Hakim Agung Kamar Perdata MA

"Kalau daging sapi sebenarnya masih sama dengan hari kemarin ya, di harga Rp130.000-Rp140.000 per kilogram. Sedangkan daging ayam masih di angka Rp38.000 - Rp40.000 per kilogram," ucap Meiwan.

Menurut Meiwan, kenaikan harga bahan pokok masih diakibatkan karena faktor cuaca. Meski begitu, ia menjamin, stok kebutuhan bahan pokok akan tetap aman untuk Iduladha mendatang.

"Sebenarnya kalau Iduladha itu pembelian stok barang tidak seperti Idulfitri. Kemungkinan besar saat Iduladha itu kebutuhan lain yang mengalami peningkatan, seperti arang dan tusuk sate. Karena biasanya kan pada 'nyate' bareng ya," tukas Meiwan. 

Makro

Terkini

Sebelumnya, ibu ini memimpin lomba balap karung tersebut

Polhukam | 09:17 WIB

Odyssey Ark adalah layar gaming melengkung 1.000R 55 inci pertama di dunia yang memberikan kecepatan refresh 165Hz dan waktu respons 1 milidetik.

Korporasi | 08:42 WIB

Permintaan Bharada E itu karena takut dilacak Ferdy Sambo

Polhukam | 08:07 WIB

Personel termuda grup, Jungkook mengunggah trailer teaser untuk proyek yang dijuluki "Special 8 Photo Folio" "Time Difference" pada Rabu (17/8).

Trand | 07:18 WIB

Hujan itu berpotensi disertai angin kencang

Polhukam | 07:03 WIB

Resesi seks di China juga di picu oleh pola kerja 9-9-6

Polhukam | 06:53 WIB

Kejaksaan Agung menetapkan Surya Darmadi bersama dengan Raja Thamsir Rachman selaku Bupati Indragiri Hulu Periode 1999-2008 sebagai tersangka.

Polhukam | 06:49 WIB

Penyanyi cilik Farel Prayoga sukses bikin goyang Presiden Joko Widodo, pejabat negara, dan seluruh tamu undangan, di Istana Merdeka, Jakarta.

Polhukam | 05:06 WIB

Terinspirasi sarang burung, mahasiswa Desain Interior ITB membuat desain hunian hangat dan nyaman. Meraih prestasi dengan menempati posisi Bronze Winner dalam Bharatika Creative Design Festival tahun 2022.

Trand | 04:04 WIB

Kerja sama penelitian dan pengembangan ITB di bidang teknologi diesel dan bioavtur, bukti tiple helix dalam kemandirian energi untuk bangsa.

Korporasi | 02:01 WIB

Kaum ibu ataupun muslimah sebagai ibu dapat menjadi teladan dalam dalam menjaga lingkungan di keluarga maupun masyarakat.

Trand | 01:07 WIB

Saat ini ada sebanyak 450 anggota KPJ. Mereka akan diberikan kartu anggota yang juga berfungsi sebagai ATM secara bertahap.

Korporasi | 23:57 WIB

Para pengendaranya mengikuti rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI bernama 3 Menit untuk Indonesia. Para pengendara berdiri dan mengheningkan cipta untuk merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia.

Polhukam | 22:57 WIB

Perseteruan antara Gus Samsudin dan Pesulap Merah rupanya menginpirasi masyarakat untuk menghasilkan kreativitas pada hari kemerdekaan RI 17 Agustus.

Trand | 22:04 WIB

Ada sejarah dan makna yang mendalam di balik berbagai perlombaan 17 Agustus. Dari makan kerupuk hingga balap karung.

Polhukam | 21:06 WIB
Tampilkan lebih banyak