Pemerintah Siapkan Langkah Ketahanan Pangan Antisipasi Krisis Pangan Global

Pemerintah juga menyiapkan program penyaluran jagung untuk peternak mikro kecil sebesar 50 ribu ton dengan melakukan perpanjangan penugasan Bulog hingga 31 Juli 2022.

ARR Vaujie M
Jum'at, 01 Juli 2022 | 07:21 WIB
Pemerintah Siapkan Langkah Ketahanan Pangan Antisipasi Krisis Pangan Global
suara.com

TANTRUM - Pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional dan menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi krisis pangan global.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Indonesia memiliki ketersediaan pangan yang memadai hingga akhir tahun 2024. 

Bahkan dalam tiga tahun terakhir, kata ia, Indonesia sudah tidak lagi melakukan impor beras. Dalam Rakortas tersebut juga dibahas rencana Indonesia untuk segera melakukan ekspor beras.

"Berdasarkan data dan neraca yang dipaparkan pada rapat internal dengan Bapak Presiden, stok per Desember 2021 adalah 7 juta ton dan stok Bulog lebih dari 1 juta ton, artinya kalau ekspor 200.000 ribu ton masih aman,” ujar Airlangga.

Baca Juga:Daftar Mobil Mewah yang Dilarang Beli Pertalite

Airlangga beserta para menteri, Dirut Bulog, dan Kemendag juga membahas tentang aspek regulasi, aturan, perizinan dan kesiapan untuk pelaksanaan proses ekspor beras yang akan segera dilakukan.

Selain itu, juga dilakukan pembahasan mengenai bantuan beras Bulog tahun 2022 untuk 19,14 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan revisi regulasi Perpres 48 Tahun 2016 untuk penguatan penugasan Bulog.

Beberapa ketentuan yang akan diatur antara lain terkait penggunaan CBP (Cadangan Beras Pemerintah), pelepasan stok CBP, kriteria stok beras turun mutu dan penggunaan dana untuk pelepasan stok.

Pemerintah juga menyiapkan program penyaluran jagung untuk peternak mikro kecil sebesar 50 ribu ton dengan melakukan perpanjangan penugasan Bulog hingga 31 Juli 2022. 

Selain juga pembahasan terkait transformasi kebijakan pupuk bersubsidi mulai dari refocusing target subsidi menjadi 2 jenis pupuk dan 9 komoditas prioritas strategis, transformasi digital dan revisi beberapa regulasi yang diperlukan.

Baca Juga:5 Cara agar Pipi Tampak Chubby dan Segar

Polhukam

Terkini

Seluruh momen sejarah perjalanan bangsa Indonesia tersebut terekam dengan baik dalam media arsip yang terdiri atas 44 berkas arsip tekstual, 104 arsip foto, 4 arsip video, dan 2 arsip audio.

Korporasi | 11:03 WIB

Tak hanya Prilly Latuconsina, Henry juga bertemu dengan penyanyi Indonesia yaitu Rossa, Henry dan Rossa terlihat sedang makan bersama dengan teman lainnya.

Trand | 10:02 WIB

Orgasme squirting ini terjadi karena beberapa bagian tubuh menjadi terstimulasi sekaligus

Trand | 09:42 WIB

Biaya mahar pengantin di Malaysia bisa mencapai RM50.000 atau Rp164 jutaan

Trand | 09:10 WIB

Jangan menilai anak punk dari penampilan saja

Trand | 08:52 WIB

Bima Arya undang Bonge, Jeje dan Kurma jika berminat nongkrong di Bogor

Makro | 07:47 WIB

Kornea mata dari kolagen babi itu dapat pula memulihkan penglihatan yang minim

Trand | 06:03 WIB

Dalam keyakinan Jawa, Khodam leluhur pada dasarnya diwariskan dari para tetua (pendahulu) kepada keturunannya.

Trand | 22:34 WIB

Produksi ini hasil kerja sama antara Erajaya Group dengan Nokia

Korporasi | 20:41 WIB

Karya Gugum Gumbira antara lain Tari Daun Pulus, Tari Serat Salira dan Tari Kameutmeut

Polhukam | 19:21 WIB

Matahari kehilangan energi bersamaan kehilangan massa

Trand | 17:37 WIB

Asbes pemicu kanker diduga ada dalam kandungan bedak bayi Johnson

Polhukam | 16:14 WIB

Buntut dari kasus pembunuhan Brigadir Yosua

Polhukam | 15:47 WIB
Tampilkan lebih banyak