Bawaslu Ingin Banyak Pemantau Pemilu di 2024

Semakin banyak lembaga pemantau dan semakin banyak masyarakat terlibat mengawasi akan membuat pemilu dan pemilihan menjadi semakin transparan,

ARR Vaujie M
Minggu, 26 Juni 2022 | 07:18 WIB
Bawaslu Ingin Banyak Pemantau Pemilu di 2024
suara.com

TANTRUM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah membuka pintu bagi lembaga pemantau pemilu yang ingin terlibat untuk bersama-sama mengawasi Pemilu 2024

Saat ini, Bawaslu sedang membuka pendaftaran pemantau pemilu yang diikuti revisi Perbawaslu mengenai pemantau pemilu dengan dasar ingin memperbesar pelibatan publik.

"Prinsip kami semakin banyak lembaga pemantau dan semakin banyak masyarakat terlibat mengawasi akan membuat pemilu dan pemilihan menjadi semakin transparan," ujar Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda.

Badan Pengawas Pemilihan Umum mengingatkan, pentingnya peran generasi muda untuk ikut terlibat dalam mengawasi penyelenggaraan pesta demokrasi Pemilu serentak dan Pilkada serentak 2024.

"Peran anak muda sangat penting terlibat dalam proses pemilu dan pemilihan yang merupakan amanah kedaulatan rakyat," kata Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda dalam keterangannya di Jakarta Sabtu  (26/6).

Ia memaparkan, dengan melihat data Pemilu 2019, pemilih muda mencapai 30 persen dari daftar pemilih tetap (DPT), angka jumlah pemilih muda tersebut bukanlah angka yang sedikit.

Dengan jumlah itu, peran generasi muda dalam proses pemilu tentunya dibutuhkan, termasuk soal pengawasan atau pun pemantauan pesta demokrasi.

"Dengan melihat data Pemilu 2019, pemilih muda yang mencapai 30 persen dari daftar pemilih tetap (DPT), tentunya perlu mendukung peran kalangan muda untuk terlibat dalam proses pemilu," katanya.

Bawaslu, kata ia, bakal memaksimalkan fungsi pencegahan menghadapi Pemilu Serentak dan Pemilihan (pemilihan kepala daerah) serentak 2024.

"Harapannya generasi muda terlibat dalam proses pemilu dan pemilihan yang menghasilkan kualitas dengan kepercayaan publik, sehingga nantinya jalannya pemerintahan bisa berlangsung baik," ungkapnya.

Polhukam

Terkini

Alasan higienis, es campur itu dihangatkan

Trand | 12:08 WIB

Total aset BUMN mencapai Rp 9.000 triliun pada 2021 atau sekitar 53 persen dari produk domestik bruto (PDB).

Korporasi | 11:39 WIB

Netizen alias warganet tanyakan keaslian sertifikat dukun yang siap lawan pesulap merah

Trand | 10:05 WIB

Anda harus mengenali gejala awal penyebab sakit lutut kaki

Trand | 09:55 WIB

Mesin pencari benama DuckDuckGo ini diklaim dapat menjaga data privasi penggunanya

Korporasi | 09:11 WIB

Ada yang mirip buah iblis di anime One Piece

Trand | 08:51 WIB

Ada rumor yang beredar bahwa Jung So Min sebagai pemeran utama wanita akan digantikan oleh Go Yoon Jung.

Trand | 07:42 WIB

Aksi Gus Samsudin itu membuat netizen emosi

Polhukam | 06:11 WIB

Ajudan istri Ferdy Sambo disangkakan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

Polhukam | 05:54 WIB

Salah satunya adalah arsenik

Trand | 04:43 WIB

Tujuan permintaan bantuan ke Wanadri itu guna menanam mangrove di sepanjang Pantai Utara

Makro | 03:02 WIB

Atalia langsung menghadiri pembubaran kontingen Para Games 2022 Jawa Barat di Surakarta

Makro | 02:12 WIB

Orang tua pun harus paham penyebab atau alasan anak tidak betah di rumah. Ada beberapa alasan mengapa anak jadi tidak betah di rumah sehingga lebih sering keluyuran di luar.

Trand | 23:59 WIB

Fitur baru WhatsApp ini akan diberi nama sebagai login approval dan pertama kali ditemukan oleh WABetaInfo.

Korporasi | 22:03 WIB

Selain sebagai bahan tepung untuk membuat aneka kue, seperti tepung terigu dan sebangsanya, tanaman sorgum juga memiliki banyak manfaat. Daunnya bisa sebagai pakan ternak, batangnya untuk bahan meubel.

Korporasi | 21:01 WIB
Tampilkan lebih banyak