Sukses Dengan Flatform Digital Bagi UMKM Ala Google

Data dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah menunjukkan ada 17,25 pelaku UMKM yang masuk ekosistem digital per Februari 2022.

ARR Vaujie M
Minggu, 26 Juni 2022 | 16:28 WIB
Sukses Dengan Flatform Digital Bagi UMKM Ala Google
suara.com

TANTRUM - Digitalisasi menjadi solusi bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk berkembang dan naik kelas untuk memperluas skala usahanya. 

Dengan masuk platform digital diyakini bisa membantu usaha mikro, kecil dan menengah bertahan pada masa sulit pandemi sekarang ini.

Data dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah menunjukkan ada 17,25 pelaku UMKM yang masuk ekosistem digital per Februari 2022. 

Google Indonesia membagikan tips bagi UMKM yang ingin "go digital". Penting bagi pelaku usaha memahami pemasaran digital agar bisnis bertumbuh.

1. Tidak Sekedar Daftar 

Pelaku UMKM harus memahami apa tujuan mereka masuk ke platform online. Secara garis besar, "go digital" bukan sekedar mendaftarkan nama bisnis ke lokapasar online, namun, untuk menemukan pelanggan baru, meningkatkan efektivitas kerja dan mengembangkan peluang bisnis.

2. Optimalkan Tool Digital

Masuk ke ekosistem digital bisa dilakukan dengan memanfaatkan teknologi, misalnya mengoptimalkan alat (tool) yang diberikan platform.

Salah satunya, menggunakan Google Bisnisku untuk mendaftarkan usaha, lalu, untuk meningkatkan efektivitas kerja, gunakan email, kalendar, penyimpanan awan dan aplikasi panggilan video.

Manfaatkan juga Google Analytics dan Google Trend untuk melihat keinginan konsumen dan mengembangkan peluang bisnis.

3. Layananan Pelanggan

Memahami perilaku dan keinginan pelanggan dinilai penting untuk mulai masuk ke platform digital. Pelaku usaha bisa menyalakan fitur obrolan (chat) supaya pelanggan bisa menjangkau mereka. 

Bagi pelaku usaha, fitur obrolan ini bisa membuka peluang menghasilkan penjualan.

4. Memperkuat kemampuan digital

Data Deloitte, baru 9 persen UKM Indonesia yang memiliki kemampuan tingkat lanjutan seperti bisnis e-commerce, sementara 18 persen menggunakan media sosial (menengah).

Sebanyak 37 persen sudah punya perangkat digital, namun, belum digunakan untuk transaksi (kemampuan dasar). Deloitte juga menemukan ada 36 persen yang belum memiliki perangkat digital. Sehingga, Google menyarankan terus mengembangkan kemampuan digial. 

Itulah beberapa tips yang bisa dicoba, semoga usaha makin sukses.

Korporasi

Terkini

AFC menyatakan tidak ada yang salah dalam laga Vietnam dan Thailand. Karena itu, Indonesia harus berlapang dada.

Polhukam | 20:04 WIB

Tasya Farasya memang terlahir dari keluarga yang tajir melintir.

Trand | 19:07 WIB

Pengacara Bharada E, Muhammad Boerhanuddin mengatakan bahwa kliennya terlihat sangat lega saat memberikan nama-nama polisi yang diduga terlibat dalam kasus kematian Brigadir J.

Polhukam | 18:06 WIB

Posisi menyusui yang benar dan nyaman bagi kedua pihak adalah salah satu cara untuk memastikan kalori bayi tercukupi lewat ASI.

Trand | 17:09 WIB

Mimpi melihat ular hitam isyaratkan adanya ancaman tersembunyi

Trand | 16:09 WIB

Pelatih Persib Robert Albert mengaku sangat mewaspadai motivasi tambahan pemain Borneo FC pada pertandingan ini.

Polhukam | 15:01 WIB

Uang pensiun itu diterima saat Prabowo menjadi purnawirawan dengan pangkat Letnan Jenderal

Makro | 14:31 WIB

Setelah dipermalukan Madura United di Bandung, 1-3 dan ditahan imbang 2-2 oleh Bhayangkara FC, Persib sedang berjuang meraih 3 poin pertamanya di Liga 1 dengan lawan Borneo FC.

Polhukam | 13:59 WIB

Salah satu bahan pengusir bau badan adalah lemon

Trand | 13:05 WIB

Masyarakat banyak yang menyapa Jokowi, Iriana dan Jan Ethes

Polhukam | 12:35 WIB

Ilmuwan Prancis itu mengunggah foto sosis babi yang disebutkan sebagai bintang diangkasa

Polhukam | 12:09 WIB

Ada 4 proses dilakukan untuk menjaga kualitas dan keamanan seafood

Trand | 11:58 WIB

Salah satunya berbahaya jika mengosumsi kentang mentah

Trand | 11:07 WIB

UMKM menjadi salah satu indikator penting dalam mempertahankan momentum pemulihan ekonomi nasional melalui kontribusinya terhadap sektor esensial.

Makro | 10:22 WIB

Brigjen Pol Krishna Murti bertanya kenapa dukun delalu disebut orang pinter

Trand | 10:09 WIB
Tampilkan lebih banyak