Kanada Bidik Potensi Agrikultur Jatim

Hasil agrikultur Jatim berbeda dengan Kanada karena kondisi cuaca

ARR Vaujie M
Selasa, 14 Juni 2022 | 15:13 WIB
Kanada Bidik Potensi Agrikultur Jatim
suara.com

TANTRUM - Pengusaha Kanada mengaku ingin mengetahui potensi sektor agrikultur semisal pertanian, perkebunan dan perikanan di provinsi Jawa Timur (Jatim) mengingat Jatim adalah salah satu lumbung pangan Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh Counsellor (Agriculture and Agrifood) and Regional Trade Commissioner to Indonesia and ASEAN Embassy of Canada, William Kendall kepada Adik Dwi Putranto Ketua umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jawa Timur.

"Indonesia, khususnya Jatim memiliki potensi luar biasa, mulai dari potensi anak muda, hingga potensi agrikultur yang ada. Dan Indonesia saat ini menjadi salah satu negara yang cukup bagus di Asean yang memiliki pertumbuhan ekonomi yang cepat," ujar William ditulis Selasa, 14 Juni 2022.

Menurut William, seluruh potensi tersebut dapat menjadi modal dasar Jatim untuk mampu bersaing dengan negara lain dan juga dalam proses produksi. 

Beberapa komoditas agrikultur yang cukup berpeluang besar masuk ke pasar Kanada diantaranya adalah coklat, mangga, nanas, kopi dan komoditas perikanan.

"Hal yang penting adalah adanya perbedaan iklim antara Kanada dengan Indonesia dengan komoditas yang dihasilkan juga berbeda. Sehingga Jatim bisa menawarkan komoditas yang dibutuhkan Kanada dan sebaliknya Kanada bisa menawarkan apa yang dibutuhkan Indonesia seperti gandum," kata William.

Permintaan itu disambut baik oleh Adik, bahwa Jatim sangat terbuka dalam kerjasama perdagangan dan investasi, terlebih untuk sektor agrikultur. 

Karena Jatim memiliki berbagai potensi pertanian, mulai dari pertanian pangan, perkebunan, hingga perikanan. 

"Ini adalah peluang yang sangat bagus bagi Jatim untuk menaikkan ekspor ke Kanada, apalagi neraca perdagangan Jatim dengan Kanada selama lima tahun terakhir selalu minus, Jatim kalah terus. Dengan adanya Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement, kami berharap realisasi perdagangan kita dengan Kanada bisa ditingkatkan. Apalagi Jatim memiliki peluang ekspor produk agriculture," sebut Adik.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jatim Dyah Wahyu Ermawati mengungkapkan bahwa potensi agrikuktur Jatim memang cukup besar, di sektor perikanan misalnya. 

Potensi perikanan tangkap, budidaya dan garam rakyat di seluruh wilayah Jatim mencapai 2,577 ton di tahun 2021. Selain itu, produksi rumput laut Jatim juga sangat besar, mencapai 675,29 ton di tahun 2021.

"Yang cukup menarik adalah potensi ekspor kepiting karena beberapa pengusaha perikanan di Jatim sudah memiliki Merine Stewort Ship Concil, sertifikasi standar perikanan internasional. Kendala kerjasama perdagangan dengan Kanada hanya pada durasi waktu pengiriman, terlebih untuk bahan pangan segar seperti komoditas perikanan. Ini harus dicarikan solusinya," ungkap Dyah.

Hal yang sama dikatakan oleh Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jatim Heru Suseno, bahwa potensi sektor perkebunan Jatim juga cukup besar. 

Ada empat komoditi perkebunan unggulan di Jatim, yaitu tebu, tembakau, kakao, dan kopi. 

"Jatim menjadi salah satu produsen tebu terbesar di Indonesia. Meski demikian Jatim masih perlu impor raw sugar. Kalau kita perhatikan data, impor raw sugar masih cukup besar untuk produksi gula," kata Heru. 

Heru menyebutkan pula nasib serupa terhadap tembakau. Heru mengaku Jatim masih perlu mengimpor tembakau meski telah mengekspor tembakau lokal ke luar negeri.  Menegaskan hal ini menjadi peluang kerjasama antara Jatim dengan Kanada.

Selain perikanan dan perkebunan, Jatim juga menjadi sentra produksi buah-buahan. Ada banyak buah yang berkualitas bagus yang dihasilkan oleh petani Jatim. 

Hadi Sulistyo mengungkapkan bahwa Jatim termasuk penghasil komoditas buah terbesar di Indonesia.

"Kami membantu dengan maksud walaupun belum melakukan ekspor, komoditas yang dihasilkan petani sudah berkualitas ekspor," sebut Hadi.  

Hadi mengutarakan Jatim butuh membangun industri menengah berbasis kemitraan. 

Dengan petani buah, dari Dinas Pertanian sudah melakukan pendampingan agar komoditas yang dihasilkan memiliki kualitas yang bagus.

Makro

Terkini

Jika Pokok-Pokok Haluan Negara disepakati oleh seluruh komponen bangsa, maka calon Presiden dan calon Wakil Presiden, calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur, calon Bupati/Walikota dan calon Wakil Bupati/Walikota, tidak perlu menetapkan visi dan misinya masing-masing.

Polhukam | 11:11 WIB

Clade virus adalah nama baru monkeypox atau cacar monyet

Polhukam | 10:48 WIB

Ini merupakan penampilan perdana group asal Korea Selatan ini, di Amerika Serikat untuk membawakan "PINK VENOM".

Trand | 10:02 WIB

Kedatangan Jokowi langsung disambut oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Ketua DPD RI LaNyalla Mattaliti.

Polhukam | 09:53 WIB

Film ini adalah upaya terbaru Depp untuk memulai kembali karirnya setelah persidangan pencemaran nama baik terhadap mantan istrinya Amber Heard.

Trand | 09:45 WIB

JO1 batal tampil dalam gelaran KCON 2022 LA pada 21 Agustus 2022. Keputusan ini diambil demi memastikan keselamatan tak hanya artis tetapi juga staf dan semua pihak yang terlibat.

Trand | 08:35 WIB

Nathalie Holscher melakukannya usai resmi cerai dengan Sule

Trand | 08:07 WIB

Seperti kemarin, hujan akan turun disertai kilat atau petir

Polhukam | 07:58 WIB

Pengukuhan 68 Anggota Paskibraka 2022 tersebut digelar di halaman Istana Merdeka, Jakarta

Polhukam | 07:16 WIB

Sidang pada tahun ini digelar secara langsung setelah dalam dua tahun dilakukan secara terbatas dan singkat.

Polhukam | 07:12 WIB

Menurut pengakuan korban, pelecehan seksual di dalam bus TransJakarta itu terjadi hari Jumat (12/8) pekan lalu.

Polhukam | 06:06 WIB

Serupa dengan Mariana, kuasa hukumnya Haji Amir melayangkan permintaan maaf

Polhukam | 05:47 WIB

Pernyataan Gus Samsudin muncul terkait rencana master Limbad untuk mempertemukan Gus Samsudin dengan Marcel Radhival alias Pesulap Merah. Limbad bersama Denny Darko mau mengajak mereka menyelesaikan masalah.

Polhukam | 05:04 WIB

Program 5.000 Wirausaha Baru dan 1.000 Perempuan Pengusaha ditargetkan terpenuhi dalam tiga tahun dari sekarang.

Korporasi | 04:03 WIB

Dara mengaku sudah dari jauh hari berlatihan bersama anggota paskibraka lainnya menjelang HUT Kemerdekaan RI yang dilaksanakan di Balai Kota Bandung nantinya.

Polhukam | 02:02 WIB
Tampilkan lebih banyak