BEM Fikom Unpad Galang Donasi untuk Konservasi Penyu Pangandaran

Selain melakukan eksplorasi terhadap keindahan alam di Pangandaran, mahasiswa diajak untuk melepasliarkan anak penyu berjenis lekang di Pantai Batu Hiu.

ARR Vaujie M
Selasa, 07 Juni 2022 | 14:02 WIB
BEM Fikom Unpad Galang Donasi untuk Konservasi Penyu Pangandaran
Humas Unpad

TANTRUM - Di Pangandaran, Jawa Barat, terdapat Yayasan Raksa Bintana, lembaga yang bergerak di bidang konservasi penyu di kawasan Pantai Batu Hiu. Keberadaan lembaga konservasi ini menarik perhatian Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (Unpad) Kabinet Aksinergi 2022.

BEM Fikom Unpad pun melaksanakan program kerja bertajuk “Fikom for the Wild” yang mendukung upaya pelestarian satwa liar di Indonesia. Salah satu yang dilakukan berupa kunjungan dan penggalangan donasi untuk upaya konservasi penyu. 

Azka Muhammad Ramadhan, wakil penanggung jawab kegiatan, mengatakan para mahasiswa melakukan kunjungan langsung ke Yayasan Raksa Bintana, lembaga yang bergerak di bidang konservasi penyu di kawasan Pantai Batu Hiu, Pangandaran, 3 – 5 Juni 2022. 

Setibanya di Pangandaran, rombongan mahasiswa bersama dosen pembina Herlina Agustin, disambut langsung pemilik Yayasan Raksa Bintana, Ai Giwang Sari Nurani. 

Azka menjelaskan, para mahasiswa mengaku mendapatkan dua pengalaman sekaligus saat mengikuti kegiatan “Fikom for the Wild” ini, yaitu edukasi dan rekreasi. 

“Dalam kegiatan Fikom for the Wild ini, peserta telah menerima banyak pematerian yang utamanya mengenai status penyu di Indonesia yang ditetapkan sebagai hewan liar yang dilindungi menurut Peraturan Pemerintah (PP) Nomer 7 tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa,” tuturnya, saat diwawancarai Kanal Media Unpad. 

Selain melakukan eksplorasi terhadap keindahan alam di Pangandaran, mahasiswa diajak untuk melepasliarkan anak penyu berjenis lekang di Pantai Batu Hiu. Sebanyak 77 ekor anak penyu dilepas oleh para mahasiswa. 

Azka mengatakan, secara umum, Yayasan Raksa Bintana merupakan lembaga yang berkomitmen merawat dan melestarikan penyu. Di yayasan tersebut teradapat tiga ekor penyu yang dirawat dan dibesarkan. 

Selain itu, ada satu ekor yang tengah dirawat sementara dan akan segera dikembalikan ke habitat aslinya. Saat ini, yayasan dikelola secara perseorangan oleh keluarga pemilik. Sebagian besar pembiayaan berasal dari dana pribadi dan donatur tunggal. 

Pihak yayasan juga berencana membangun fasilitas berupa ruangan untuk mengedukasi anak-anak lokal untuk lebih mengetahui dan meningkatkan perhatian terhadap habitat penyu. 

Untuk itu, BEM Fikom Unpad berupaya berkontribusi dengan menggalang donasi umum melalui akun instagram resmi BEM Fikom Unpad serta dibagikan oleh peserta dan panitia kegiatan melalui akun media sosialnya masing-masing. Donasi berupa uang tunai telah diberikan langsung kepada pemilik yayasan.

Trand

Terkini

Air mungkin dibawa ke Bumi oleh asteroid dari tepi luar tata surya

Polhukam | 12:08 WIB

Ibu Negara menggunakan pakaian asal Buton Sulawesi Tenggara.

Polhukam | 11:11 WIB

Baju yang dikenakan Presiden Jokowi berupa jubah panjang warna merah dengan ornamen putih di sepanjang pinggiran jubah.

Polhukam | 09:23 WIB

Kondisi itu terjadi apabila klub Liga Primer tersebut menjual Cristiano Ronaldo

Polhukam | 09:10 WIB

800 orang telah mendaftar sebagai peserta Tour de Bintan

Polhukam | 09:08 WIB

Kira-kira berapa harga Oppo Reno 8, yuk cek di bawah ini

Korporasi | 08:46 WIB

Tessa Kaunang yang meninggal dunia itu Genesy Kaunang

Polhukam | 08:07 WIB

SoftBank berinvestasi pada GoTo, eFishery, dan Modalku melalui unit Vision Fund.

Korporasi | 07:42 WIB

Keunggulan lain yang ditawarkan ponsel Realme adalah ukuran baterainya yang besar yaitu 5.000 mAh.

Trand | 07:04 WIB

Hujan itu berintensitas sedang hingga lebat

Polhukam | 06:55 WIB

Yang dilakukan pelapor dengan menggunakan instrumen negara atau penegak hukum jelas sebagai upaya hostile take over.

Polhukam | 06:46 WIB

Ada beragam template Twibbon HUT RI di laman Twibbonize yang bisa Anda gunakan

Trand | 06:39 WIB

Apabila kalian mengalami masalah dan membutuhkan solusi, cara yang cukup ampuh adalah dengan melakukan aktivitas mandi pagi dengan menggunakan air dingin.

Trand | 06:11 WIB

Meski sudah 77 tahun merdeka, namun kemerdekaan itu belum dirasakan puluhan murid SDN Sukagalih di Jalan Ariawiratanudatar KM 1, Desa Mekargih, Kecamatan Cikalongkulon.

Polhukam | 05:03 WIB

Dishub disebut sebagai pembina lalu lintas. Dishub Jabar pun diminta untuk bergairah melaksanakan tugasnya.

Makro | 04:02 WIB
Tampilkan lebih banyak