Doa Lintas Iman di Bandung Terpanjatkan untuk Eril

Doa bersama dipimpin dengan cara berbagai agama, mulai dari Islam, Kristen, Hindu, Buddha dan Khong Hu Chu.

ARR Vaujie M
Sabtu, 04 Juni 2022 | 20:40 WIB
Doa Lintas Iman di Bandung Terpanjatkan untuk Eril
Humas Bandung

TANTRUM - Musibah yang menimpa keluarga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atas meninggalnya Emmeril Khan Mumtadz (Eril) menggugah komunitas lintas iman untuk berdoa. Seperti diberitakan, Eril dinyatakan meninggal dunia usai tenggelam di Sungai Aare, Swiss.

Acara digelar di Nu Art Sculpture Park, Jalan Setraduta Raya, Bandung, Sabtu 4 Juni 2022. Sejumlah tokoh agama dan lintas profesi hadir pada acara bertajuk “Doa Lintas Iman untuk Anak-anak”.

Doa bersama dipimpin dengan cara berbagai agama, mulai dari Islam, Kristen, Hindu, Buddha dan Khong Hu Chu.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengingatkan kepada semua bahwa peristiwa yang menimpa Eril, harus membuat yakin akan takdir Tuhan.

“Kalau anak ini adalah titipan dan harus kembali ke pemiliknya, kita harus ikhlas, sabar, tawakal,” ucap Yana.

Ia juga mengaku, peristiwa yang menimpa Eril secara personal menjadikannya lebih dekat lagi dengan putra-putrinya.

Dalam acara tersebut, hadir pula sejumlah tokoh publik. Salah satunya mantan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan. Ia merefleksikan doa bersama ini sebagai momentum untuk makin mencintai anak-anak.

Menurutnya, anak-anak biologis maupun non biologis, semuanya adalah anak bangsa yang menjadi tanggung jawab kita sebagai warga Indonesia.

“Semoga nuansa harmoni seperti ini muncul sebagai bangsa, tidak hanya sebagai Kota Bandung atau Jawa Barat saja,” ucap pria yang akrab disapa Aher ini.

Hal senada juga disampaikan Seniman, Aat Soeratin. Ia menyebut, doa bersama ini menjadi refleksi kemanusiaan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Banyak orang berkumpul di sini. Semoga ini jadi kebaikan untuk kita,” ujarnya.

Acara ini juga dihadiri oleh Nyoman Nuarta selaku tuan rumah, sejumlah tokoh publik, seniman, akademisi, dan tokoh lintas agama di Kota Bandung.

Polhukam

Terkini

Ini merupakan penampilan perdana group asal Korea Selatan ini, di Amerika Serikat untuk membawakan "PINK VENOM".

Trand | 10:02 WIB

Film ini adalah upaya terbaru Depp untuk memulai kembali karirnya setelah persidangan pencemaran nama baik terhadap mantan istrinya Amber Heard.

Trand | 09:45 WIB

Token ASIX pada tahap penilaian Analytical Hierarchy Process (AHP) tidak masuk kriteria

Makro | 09:03 WIB

JO1 batal tampil dalam gelaran KCON 2022 LA pada 21 Agustus 2022. Keputusan ini diambil demi memastikan keselamatan tak hanya artis tetapi juga staf dan semua pihak yang terlibat.

Trand | 08:35 WIB

Nathalie Holscher melakukannya usai resmi cerai dengan Sule

Trand | 08:07 WIB

Sidang pada tahun ini digelar secara langsung setelah dalam dua tahun dilakukan secara terbatas dan singkat.

Polhukam | 07:12 WIB

Harga jual Pertalite ini tengah dihitung pihak berwenang

Makro | 06:51 WIB

Menurut pengakuan korban, pelecehan seksual di dalam bus TransJakarta itu terjadi hari Jumat (12/8) pekan lalu.

Polhukam | 06:06 WIB

Serupa dengan Mariana, kuasa hukumnya Haji Amir melayangkan permintaan maaf

Polhukam | 05:47 WIB

Pernyataan Gus Samsudin muncul terkait rencana master Limbad untuk mempertemukan Gus Samsudin dengan Marcel Radhival alias Pesulap Merah. Limbad bersama Denny Darko mau mengajak mereka menyelesaikan masalah.

Polhukam | 05:04 WIB

Program 5.000 Wirausaha Baru dan 1.000 Perempuan Pengusaha ditargetkan terpenuhi dalam tiga tahun dari sekarang.

Korporasi | 04:03 WIB

Dara mengaku sudah dari jauh hari berlatihan bersama anggota paskibraka lainnya menjelang HUT Kemerdekaan RI yang dilaksanakan di Balai Kota Bandung nantinya.

Polhukam | 02:02 WIB

Hadirnya para seniman lukisan di Jalan Braga berdampak pada munculnya bentuk ekonomi kreatif lain di sana, seperti fotografi dan kuliner.Selain itu, ia mengatakan, Abah Ropih ingin menjadikan Braga sebagai tempat pembelajaran seni.

Trand | 00:58 WIB

Paskibraka lahir bersamaan dengan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang dikumandangkan di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56, Jakarta, pada Jumat, 17 Agustus 1945 tepat pukul 10.00 WIB.

Polhukam | 23:59 WIB

Karyawan Alfamart melihat ibu-ibu mengutil cokelat. Karyawan lalu merekam kejadian tersebut dan mengunggahnya ke media sosial. Ibu-ibu tidak terima.

Polhukam | 22:50 WIB
Tampilkan lebih banyak