Indonesia Masih Butuh Tambahan Dokter Gigi Spesialis

"Di ASEAN saja, kita setara dengan negara kelas menengah bawah," ujar Usman, Pengurus Besar PDGI

ARR Vaujie M
Jum'at, 03 Juni 2022 | 16:43 WIB
Indonesia Masih Butuh Tambahan Dokter Gigi Spesialis
Daniel Frank/Pexels

TANTRUM - Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) menyatakan Indonesia masih sangat membutuhkan dokter gigi spesialis. 

Karenanya jumlah dokter gigi spesialis perlu ditingkatkan. Itu dikatakan oleh Pengurus Besar PDGI, drg. Usman Sumantri dalam acara talkshow PDGI Kota Bandung di Holiday Inn pada awal bulan ini (Rabu, 01/062022).

"Dokter gigi spesialis di Indonesia ini kurang. Di ASEAN saja, kita setara dengan negara kelas menengah bawah. Kita cuma punya 4.500 jumlah dokter gigi spesialis se-Indonesia. Dan ini rata-rata hanya menumpuk di kota besar," ujar Usman ditulis Bandung, Jumat, 3 Juni 2022.

Padahal, menurutnya perlu ada pemerataan tenaga medis sampai ke daerah terpencil. 

Jika tak ada regulasi dan percepatan regenerasi, dalam kurun 15 tahun kebutuhan akan dokter gigi spesialis tidak bisa terpenuhi.

"Saya berharap Unpad (Universitas Padjadjaran) dan universitas lain di kota besar melalui poli gigi umumnya bisa mencetak dokter gigi baru. Mereka bisa ditempatkan ke daerah terpencil yang kita ikat melalui regulasi," ungkap Usman.

Menanggapi hal ini, Ketua PDGI Kota Bandung, drg. Sri Mulyanti mengakau bahwa sebagian besar dokter gigi terutama spesialis masih menumpuk di kota-kota besar.

"Di Bandung, dokter gigi umum itu ada sekitar 1.400. Itu pun tidak semua aktif praktik ya. Ya memang kalau saya pikir, jumlah dokter gigi itu terlalu menumpuk di kota besar," kata Mulyanti.

Menurutnya, belum meratanya jumlah dokter gigi di daerah terpencil juga berdampak dari kurangnya fasilitas kesehatan yang memadai. 

Sebab, dokter gigi membutuhkan dukungan fasilitas, minimal kursi gigi untuk melakukan tindakan.

"Dokter gigi itu butuh alat, misalnya kursi gigi. Kalau tidak ada fasilitasnya, para dokter gigi juga tidak bisa maksimal melayani. Nantinya malah hanya penyuluhan. Saya pikir perlu didukung juga dengan fasilitas memadai sebelum diterjunkan ke daerah yang membutuhkan," jelas Mulyanti.

Sementara itu, Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyampaikan apresiasinya untuk seluruh dokter gigi yang telah memberikan pelayanan maksimal di tengah pandemi.

"Rentan sekali dokter gigi ini terpapar karena Covid-19 itu kan dari droplet air liur ya. Mudah-mudahan setelah Kota Bandung masuk endemi, para dokter gigi bisa memberikan pelayanan yang lebih baik lagi pada masyarakat," tutur Yana. 

Makro

Terkini

Penyanyi cilik Farel Prayoga sukses bikin goyang Presiden Joko Widodo, pejabat negara, dan seluruh tamu undangan, di Istana Merdeka, Jakarta.

Polhukam | 05:06 WIB

Terinspirasi sarang burung, mahasiswa Desain Interior ITB membuat desain hunian hangat dan nyaman. Meraih prestasi dengan menempati posisi Bronze Winner dalam Bharatika Creative Design Festival tahun 2022.

Trand | 04:04 WIB

Kerja sama penelitian dan pengembangan ITB di bidang teknologi diesel dan bioavtur, bukti tiple helix dalam kemandirian energi untuk bangsa.

Korporasi | 02:01 WIB

Kaum ibu ataupun muslimah sebagai ibu dapat menjadi teladan dalam dalam menjaga lingkungan di keluarga maupun masyarakat.

Trand | 01:07 WIB

Saat ini ada sebanyak 450 anggota KPJ. Mereka akan diberikan kartu anggota yang juga berfungsi sebagai ATM secara bertahap.

Korporasi | 23:57 WIB

Para pengendaranya mengikuti rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI bernama 3 Menit untuk Indonesia. Para pengendara berdiri dan mengheningkan cipta untuk merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia.

Polhukam | 22:57 WIB

Perseteruan antara Gus Samsudin dan Pesulap Merah rupanya menginpirasi masyarakat untuk menghasilkan kreativitas pada hari kemerdekaan RI 17 Agustus.

Trand | 22:04 WIB

Ada sejarah dan makna yang mendalam di balik berbagai perlombaan 17 Agustus. Dari makan kerupuk hingga balap karung.

Polhukam | 21:06 WIB

Mahfud MD pun menaruh perhatian dan apresiasi positif atas sepak terjang Komjen Agus. Siapakah Komjen Agus?

Polhukam | 20:03 WIB

Pendapaian Indonesia Emas ditandai dengan peningkatan pendapatan perkapita yang diproyeksikan sebesar 29 30 ribu Dolar AS. Jika dikalkulasikan, pendapatan perkapita masyarakat Indonesia berkisar Rp 30 juta/bulan.

Korporasi | 19:09 WIB

Promosi bertajuk Kemilau Kemerdekaan LM itu berlangsung sejak 15-31 Agustus 2022.

Korporasi | 18:54 WIB

Kalung kucing adalah solusi untuk mencegah potensi kecelakaan antara kendaraan bermotor dan kucing jalanan pada malam hari. Demikian disampaikan dalam rilis yang diterima Kanal Media Unpad.

Trand | 18:05 WIB

Kampanye The Rising Tide dan Triathlon Bali-Jakarta berbuah positif, produsen didorong perbesar kemasan plastik (upsizing) demi kurangi timbulan sampah.

Korporasi | 16:49 WIB

Dik Doank justru menemukan makna kemerdekaan yang sesungguhnya di penjara. Mereka yang ada di dalam adalah orang-orang merdeka dan tidak akan melanggar aturan hukum.

Trand | 16:02 WIB

Beda ageusia dengan dysgeusia dan anosmia

Trand | 15:07 WIB
Tampilkan lebih banyak