Mengenalkan Risiko Berlalu Lintas Sejak Dini

Korban kecelakaan lalu lintas didominasi pengendara usia produktif. Maka penting mengedukasi risiko lalu lintas sejak dini.

ARR Vaujie M
Selasa, 31 Mei 2022 | 20:10 WIB
Mengenalkan Risiko Berlalu Lintas Sejak Dini
Humas Bandung

TANTRUM - Anak-anak perlu dikenalkan pada risiko berlalu lintas. Apalagi kecelakaan lalu lintas yang menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

Kepala Dinas Perhubungan E. M. Ricky Gustiadi menyebut, korban kecelakaan lalu lintas didominasi pengendara usia produktif. Maka dari itu, penting bagi semua pihak, termasuk Pemerintah Kota Bandung, dalam menyampaikan edukasi ini.

“Kita perlu memberi edukasi ini kepad anak sejak usia dini. Sehingga di usia produktif, anak-anak ini bisa lebih peduli keselamatan lalu lintas,” ujar Ricky, Selasa (31/5/2022).

Ricky menyampaikan dalam acara edukasi bertajuk ‘SALUD’ yang mengedukasi anak usia dini tentang keselamatan berkendara. Seminar ini melibatkan 45 peserta dari 5 sekolah dasar di Kota Bandung, yakni SD Istiqomah, SD Ar Rafi, SD As Salam, SD El Fitra, dan SD Cendekia Muda. Topik keselamatan lalu lintas disajikan dalam suasana menyenangkan bagi anak.

Dishub Kota Bandung menggandeng unsur Kepolisian dan Psikolog dalam mengedukasi siswa dan guru yang datang sebagai peserta.

Ada nama IPTU M. Andri selaku Kanit Kamsel Sat Lantas Polrestabes Bandung, Asep Kurnia selaku Pelaksana Tugas Kepala Bidang Angkutan dan Sarana Dishub Kota Bandung dan Karina Dewanti selaku Psikolog Anak yang menjadi narasumber acara ini.

Bila IPTU M. Andri dan Asep menerangkan seputar keselamatan lalu lintas mulai dari rambu-rambu lalu lintas, cara aman menyebrang, dan kiat aman berkendara, maka Karina menyampaikan materi terkait pendekatan yang bisa dilakukan kepada anak dalam mengedukasi siswanya.

“Semoga kegiatan ini bisa menumbuhkan insan yang sadar keselamatan lalu lintas, sehingga angka kecelakaan lalu lintas di usia produktif bisa ditekan,” ujar Ricky.

Acara seminar jadi lebih hidup dengan simulasi berkendara. Usai mendapat materi, siswa-siswi peserta seminar mengikuti ajang simulasi berkendara di lapangan.

Mereka dihadapkan langsung pada medan berkendara yakni sepeda dan rambu lalu lintas.

Para petugas Dinas Perhubungan memberi pengarahan dan edukasi terkait rambu-rambu tersebut, sekaligus bermain dengan anak-anak.

Seminar ini disambut positif oleh para peserta, baik itu siswa maupun guru pendamping.

Elis, guru pendamping dari SD El Fitra menyebut acara ini memberi dampak positif, khususnya bagi siswa didiknya. Ia mengapresiasi acara ini.

“Anak-anak diajarkan cara berkendara, cara menyebrang jalan. Ini edukasi yang baik buat siswa,” ucap Elis.

Selain guru, para siswa juga nampak antusias mengikuti acara ini. Husein, siswa kelas 2 SD Assalam misalnya. Ia mengaku senang karena bisa belajar sambil bermain. “Mau main sepeda,” ucapnya di sela-sela kegiatan.

Begitupula dengan Isma, siswa kelas 2 SD Assalam. Ia mengaku dapat banyak pembelajaran seputar rambu lalu lintas.

“Kalau menyebrang jalan harus hati-hati. Kalau ada lampu merah artinya berhenti, lampu kuning artinya hati-hati, lampu hijau artinya jalan,” katanya.

Polhukam

Terkini

Batu Mahpar tersebut diduga bukan dari bekas larva Gunung Galunggung

Trand | 13:09 WIB

Sebelumnya Lucinta Luna pamer selfie bareng Ruben Onsu

Trand | 11:11 WIB

Kabar Tasyi Athasyia unfollow Tasya Farasya heboh di Tiktok

Trand | 10:08 WIB

Sebelumnya Verrell Bramasta diisukan gay

Trand | 09:52 WIB

Kira-kira berapa harga Oppo Reno 8, yuk cek di bawah ini

Korporasi | 08:46 WIB

Tessa Kaunang yang meninggal dunia itu Genesy Kaunang

Polhukam | 08:07 WIB

SoftBank berinvestasi pada GoTo, eFishery, dan Modalku melalui unit Vision Fund.

Korporasi | 07:42 WIB

Keunggulan lain yang ditawarkan ponsel Realme adalah ukuran baterainya yang besar yaitu 5.000 mAh.

Trand | 07:04 WIB

Hujan itu berintensitas sedang hingga lebat

Polhukam | 06:55 WIB

Yang dilakukan pelapor dengan menggunakan instrumen negara atau penegak hukum jelas sebagai upaya hostile take over.

Polhukam | 06:46 WIB

Ada beragam template Twibbon HUT RI di laman Twibbonize yang bisa Anda gunakan

Trand | 06:39 WIB

Apabila kalian mengalami masalah dan membutuhkan solusi, cara yang cukup ampuh adalah dengan melakukan aktivitas mandi pagi dengan menggunakan air dingin.

Trand | 06:11 WIB

Meski sudah 77 tahun merdeka, namun kemerdekaan itu belum dirasakan puluhan murid SDN Sukagalih di Jalan Ariawiratanudatar KM 1, Desa Mekargih, Kecamatan Cikalongkulon.

Polhukam | 05:03 WIB

Dishub disebut sebagai pembina lalu lintas. Dishub Jabar pun diminta untuk bergairah melaksanakan tugasnya.

Makro | 04:02 WIB

Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI menggelar acara pencegahan hepatitis bertajuk "Mendekatkan Akses Pengobatan Hepatitis Karena Hepatitis Tidak Dapat Menunggu."

Trand | 02:55 WIB
Tampilkan lebih banyak