Tangkal Penyakit dengan Berpuasa

Terbukti membantu memperbaiki resistensi insulin

ARR Vaujie M
Senin, 30 Mei 2022 | 14:04 WIB
Tangkal Penyakit dengan Berpuasa
Khats Cassim/Pexels

TANTRUM - Seperti yang kita ketahui dalam ilmu agama Islam, ibadah puasa, baik puasa ramadhan ataupun puasa sunnah merupakan kegiatan yang banyak manfaatnya bagi kesehatan.

Keterangan itu dapat dilihat di kitab suci Al-Quran dan berbagai hadits (riwayat resmi).

Menurut Sumartini Dewi, Kepala Pusat Studi Imunologi Fakultas Kedokteran Universits Padjadjaran - Rumah Sakit Hasan Sadikin (UNPAD-RSHS) Bandung, puasa secara umum sangat berpengaruh pada kesehatan manusia, terutama bagi imunitas tubuh kita.

Dengan berpuasa sebut Dewi, imunitas tubuh akan bertambah kuat dan terproteksi dari berbagai penyakit.

"Saat puasa, kalori yang terbakar akan lebih banyak dari kalori yang dikonsumsi. Apalagi jika selagi berpuasa aktivitas tetap dilakukan seperti biasa. Setidaknya dalam delapan jam sehari, gula dan karbohidrat yang dikonsumsi pada hari itu terbakar habis. Setelah itu tubuh memanfaatkan lemak untuk mendapatkan energi," kata Dewi ditulis Bandung, Senin, 30 Mei 2022.

Namun lanjut Dewi, penting untuk diingat bahwa makanan yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka harus mengandung campuran protein, lemak dan karbohidrat secukupnya.

Lemak sebenarnya adalah sumber bahan bakar yang lebih baik dan lebih bersih daripada karbohidrat. Lemak tidak hanya dapat menghasilkan lebih banyak energi per gram dibandingkan karbohidrat tutur Dewi.

Tetapi sebenarnya lemak juga menghasilkan radikal bebas yang lebih sedikit, radikal bebas bertanggungjawab pada terbentuknya peradangan.

"Ketika sel mitokondria menggunakan karbohidrat untuk menghasilkan energi, ada limbah yang dihasilkan dalam bentuk radikal bebas," sebut Dewi.

Radikal bebas yang dilepaskan berlebihan dapat menyebabkan stres oksidatif pada tubuh. Yaitu proses oksidasi sel-sel normal menjadi semakin tinggi, sehingga akan menimbulkan kerusakan sel-sel tubuh.

Stres oksidatif dianggap sebagai penyebab banyak penyakit kronis, termasuk diantaranya penyakit neurodegeneratif, seperti kanker, diabetes, stroke, Alzheimer, dan Parkinson.  

"Berpuasa di bulan Ramadhan akan memaksa sel-sel otak menggunakan lemak (keton) daripada glukosa, yang merupakan bahan bakar yang lebih bersih dan lebih efisien untuk sel-sel otak. sehingga mengurangi pelepasan radikal bebas," ungkap Dewi.

Puasa dapat membantu mengurangi risiko terserang penyakit berbahaya sampai batas tertentu dengan mendetoksifikasi tubuh dan memproduksi senyawa anti-inflamasi, tanpa risiko kekurangan gizi.

Hasil penelitian tim Mindikoglua yang diterbitkan pada 2020, juga menyebutkan bahwa  puasa yang dilakukan secara terus menerus, dari fajar hingga matahari terbenam selama 30 hari dapat meningkatkan regulasi protein yang melindungi tubuh terhadap kejadian obesitas, diabetes, dan sindrom metabolik.

"Berpuasa telah terbukti membantu memperbaiki resistensi insulin," tukas Dewi.

Ketika tubuh menjadi resisten terhadap insulin, insulin dan glukosa akan menumpuk di dalam darah dan dapat merangsang terjadinya peradangan.

Puasa yang dilakukan memungkinkan tubuh untuk beristirahat.

"Dengan berpuasa, tidak ada makanan untuk dicerna dan tubuh menggunakan semua simpanan gulanya. Menyebabkan penurunan kadar insulin, memungkinkan tubuh untuk mengembalikan kepekaan terhadap insulin," ujar Dewi.

Puasa sejak fajar hingga matahari terbenam selama 30 hari juga mampu menginduksi protein pengatur utama perbaikan DNA dan sistem kekebalan tubuh.

Selain itu meningkatkan regulasi protein protektif terhadap penyakit alzheimer dan gangguan neuropsikiatri. 

Trand

Terkini

Air mungkin dibawa ke Bumi oleh asteroid dari tepi luar tata surya

Polhukam | 12:08 WIB

Ibu Negara menggunakan pakaian asal Buton Sulawesi Tenggara.

Polhukam | 11:11 WIB

Sebelumnya Verrell Bramasta diisukan gay

Trand | 09:52 WIB

Baju yang dikenakan Presiden Jokowi berupa jubah panjang warna merah dengan ornamen putih di sepanjang pinggiran jubah.

Polhukam | 09:23 WIB

Kondisi itu terjadi apabila klub Liga Primer tersebut menjual Cristiano Ronaldo

Polhukam | 09:10 WIB

800 orang telah mendaftar sebagai peserta Tour de Bintan

Polhukam | 09:08 WIB

Kira-kira berapa harga Oppo Reno 8, yuk cek di bawah ini

Korporasi | 08:46 WIB

Tessa Kaunang yang meninggal dunia itu Genesy Kaunang

Polhukam | 08:07 WIB

SoftBank berinvestasi pada GoTo, eFishery, dan Modalku melalui unit Vision Fund.

Korporasi | 07:42 WIB

Keunggulan lain yang ditawarkan ponsel Realme adalah ukuran baterainya yang besar yaitu 5.000 mAh.

Trand | 07:04 WIB

Hujan itu berintensitas sedang hingga lebat

Polhukam | 06:55 WIB

Yang dilakukan pelapor dengan menggunakan instrumen negara atau penegak hukum jelas sebagai upaya hostile take over.

Polhukam | 06:46 WIB

Ada beragam template Twibbon HUT RI di laman Twibbonize yang bisa Anda gunakan

Trand | 06:39 WIB

Apabila kalian mengalami masalah dan membutuhkan solusi, cara yang cukup ampuh adalah dengan melakukan aktivitas mandi pagi dengan menggunakan air dingin.

Trand | 06:11 WIB

Meski sudah 77 tahun merdeka, namun kemerdekaan itu belum dirasakan puluhan murid SDN Sukagalih di Jalan Ariawiratanudatar KM 1, Desa Mekargih, Kecamatan Cikalongkulon.

Polhukam | 05:03 WIB
Tampilkan lebih banyak