5 Hipotesa Asal Mula Hepatitis

Hipotesis perihal penyebab penyakit hepatitis akut misterius yang menyerang anak-anak berusia di bawah 16 tahun berdasarkan hasil penelitian ahli kesehatan dunia.

ARR Vaujie M
Senin, 23 Mei 2022 | 15:56 WIB
5 Hipotesa Asal Mula Hepatitis
suara.com

TANTRUM - Kementerian Kesehatan hingga 17 Mei 2022 telah mendata 14 kasus dugaan hepatitis, yang meliputi satu kasus di Sumatera Utara, satu kasus di Sumatera Barat, tujuh kasus di DKI Jakarta, satu kasus di Jambi, dan tiga kasus di Jawa Timur.

Data Kementerian Kesehatan, tujuh kasus dugaan hepatitis ditemukan pada anak berusia di bawah lima tahun, dua kasus ditemukan pada anak usia enam sampai 10 tahun, dan lima kasus ditemukan pada anak usia 11 sampai 16 tahun.

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono menyampaikan, lima hipotesis perihal penyebab penyakit hepatitis akut misterius yang menyerang anak-anak berusia di bawah 16 tahun berdasarkan hasil penelitian para ahli kesehatan di dunia.

Dante memaparkan, dalam rapat dengar pendapat di Gedung DPR RI mengatakan, menurut hasil pemeriksaan Adenovirus ditemukan pada sekitar 70 persen pasien anak yang diduga terserang hepatitis.

Para ahli, ia melanjutkan, masih meneliti lebih lanjut bagaimana Adenovirus yang biasanya menyerang saluran napas pasien dan menyebabkan batuk hingga influenza menginfeksi anak-anak berusia di bawah 16 tahun.

Dante mengemukakan, menurut hipotesis yang kedua, penyakit hepatitis akut misterius disebabkan oleh sindrom SARS-CoV-2 setelah infeksi yang tidak diketahui.

Hipotesis yang ketiga, menurut dia, menyebut pengaruh obat, racun, atau paparan lingkungan sebagai penyebab penyakit hepatitis akut.

"Obat, racun, dan paparan lingkungan, terutama dari hewan, bisa menyebabkan penularan (penyakit) pada manusia, sehingga mungkin hepatitis misterius diakibatkan (oleh) itu," katanya.

Ia mengatakan, menurut hipotesis yang keempat penyakit hepatitis akut disebabkan oleh patogen baru yang belum diketahui dan hipotesis yang kelima menyebut varian baru SARS-CoV-2 yang mungkin muncul sebagai penyebab yang harus diteliti.

Ia menegaskan, dalam upaya menangani penyakit hepatitis akut yang belum diketahui pasti penyebabnya, pemerintah melakukan surveilans, analisis patogen untuk mengetahui varian virus.

"Kemenkes lakukan pendataan kasus serta menyusun pedoman tata laksana penanganan kasus dan menunjuk laboratorium untuk memeriksa sampel dari pasien-pasien yang diduga terserang hepatitis akut," ungkapnya. 

Trand

Terkini

Pengukuhan 68 Anggota Paskibraka 2022 tersebut digelar di halaman Istana Merdeka, Jakarta

Polhukam | 07:16 WIB

Sidang pada tahun ini digelar secara langsung setelah dalam dua tahun dilakukan secara terbatas dan singkat.

Polhukam | 07:12 WIB

Harga jual Pertalite ini tengah dihitung pihak berwenang

Makro | 06:51 WIB

Menurut pengakuan korban, pelecehan seksual di dalam bus TransJakarta itu terjadi hari Jumat (12/8) pekan lalu.

Polhukam | 06:06 WIB

Serupa dengan Mariana, kuasa hukumnya Haji Amir melayangkan permintaan maaf

Polhukam | 05:47 WIB

Pernyataan Gus Samsudin muncul terkait rencana master Limbad untuk mempertemukan Gus Samsudin dengan Marcel Radhival alias Pesulap Merah. Limbad bersama Denny Darko mau mengajak mereka menyelesaikan masalah.

Polhukam | 05:04 WIB

Program 5.000 Wirausaha Baru dan 1.000 Perempuan Pengusaha ditargetkan terpenuhi dalam tiga tahun dari sekarang.

Korporasi | 04:03 WIB

Dara mengaku sudah dari jauh hari berlatihan bersama anggota paskibraka lainnya menjelang HUT Kemerdekaan RI yang dilaksanakan di Balai Kota Bandung nantinya.

Polhukam | 02:02 WIB

Paskibraka lahir bersamaan dengan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang dikumandangkan di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56, Jakarta, pada Jumat, 17 Agustus 1945 tepat pukul 10.00 WIB.

Polhukam | 23:59 WIB

Karyawan Alfamart melihat ibu-ibu mengutil cokelat. Karyawan lalu merekam kejadian tersebut dan mengunggahnya ke media sosial. Ibu-ibu tidak terima.

Polhukam | 22:50 WIB

Kini, koperasi kebal sudah memiliki 660 orang yang bergabung menjadi anggota, saling berbagi dan meringankan beban satu sama lain.

Korporasi | 22:01 WIB

BPOM mendapat dukungan untuk melakukan pelabelan kemasan galon BPA semakin menguat. Masyarakat berhak mendapatkan informasi yang jujur di label kemasan.

Polhukam | 20:16 WIB

A.S. Watson berinvestasi untuk program pengembangan manusia yang menggabungkan pembelajaran di tempat kerja dengan pendidikan lanjutan.

Korporasi | 19:29 WIB

Nikita Mirzani kemudian menjelaskan alasannya melaporkan Polres Serang kepada Propam dalam kasusnya dilaporkan Dito Mahendra. Laporan tersebut ditegaskan sama sekali bukan karena sosok Ferdy Sambo.

Polhukam | 18:02 WIB

Berjalan setelah makan dikaitkan dengan kenaikan dan penurunan kadar gula darah secara bertahap

Trand | 17:49 WIB
Tampilkan lebih banyak